Jadikan kekurangan itu sebagai kelebihan

Kita terlahir dari seseorang yang tidak sempurna, dibesarkan oleh orang yang tidak sempurna dan dididik oleh orang yang tidak sempurna pula, ya begitulah pepatah yang sering kita dengar. Karena tidak ada kesempurnaan di dunia ini. Kesempurnaan hanya milik pencipta Maha karya dunia dan seisinya. Dalam kehidupan kita, tidak semua keinginan yang kita inginkan dapat tercapai. Mungkin hal itu dikarenakan karena keterbatasan kita sebagai manusia atau karena belum saatnya kita memperolehnya. Ketika rasa kecewa menggerogoti hati kita karena tidak memperoleh apa yang kita inginkan, haruslah kita terima dengan lapang dada, tetap tersenyum dan bergembira. Karena Allah telah mempersiapkan sesuatu yang lebih baik. Jika kita mengeluh karena kita serba kekurangan kita kan terus ditekan oleh perassan ini akibatnya semangat untuk mengalahkan kekurangan itu akan menjadi lemah dan lambat-laun kita akan terus merasa kita tidak mampu karena kita merasa punya seribu kekurangan.

Kalau kita bicara masalah kekurangan mungkin di benak kita takkan lepas dari cacat, baik cacat fisik, cacat mental, cacat status dan sebagainya. Kecacatan seakan-akan menjadi momog bagi seseorang dan ia selalu berusaha untuk selalu menutupinya karena dalam pikirannya kecacatan itu sebuah aib yang memalukan. Padahal di dunia ini tidak ada yang luput dari cacat/ kekurangan.

Seyogyanya kekurangan yang kita miliki tersebut kita jadikan sebagai suatu kelebihan yang maha dahsyat yang diberikan oleh Pencipta kepada kita karena kekurangan yang kita miliki sekarang orang lain tidak memilikinya. Sebagai contoh kecil, orang yang tidak meiliki tangan bisa melukis dengan menggunakan kaki mereka dan hasilnya nya pun bisa lebih bagus jika kita bandingkan dengan hasil orang yang memiliki tangan dan kaki dan belum tentu pula orang-orang yang punya kaki dan tangan mampu menghasilkan lukisan seperti itu. Kekurangan yang kita miliki sekarang patutlah kita syukuri tanpa harus merasa kecil di depan orang lain. Kerena Allah tidak akan membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Jadikanlah kekurangan-kekurangan itu sebagai suatu nilai lebih dari kita, walupun kita mempunyi keterbatasan-keterbatasan teruslah berkarya dan terus menggali potensi terbesar kita.



0 komentar:

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!