Menembus Batas Cinta

Dikala hati kita terpaut pada seseorang, akan terasa susah untuk dilupakan walaupun tuk sejenak. Semua rasa suka maupun duka bercampur aduk menjadi sebuah adonan yang mengahasilkan suatu bentuk yang terasa indah yang merupakan mahakarya yang dijalani oleh anak manusia. Cinta seakan memberikan sesuatu yang luar biasa, janji dan bujuk rayunya sehingga membuat kita semakin terlena dan tidak berdaya. Cinta kepada manusia, kita rela memberikan sesuatu yang paling berharga pun kepada orang yang kita cintai walaupun hal yang kita berikan itu di luar logika hingga akal yang diberikan oleh Pencipta tak mampu tuk mencernanya.Sehari tak bertemu atau menyapa akan terasa setahun lamanya, aneh memang. Cinta pada manusia mengajarkan pada kita untuk mencintai Sang Pencipta melalui tanda-tanda kekuasaanya yang terhampar luas di jagat raya termasuk kita manusia. Cinta mengajarkan kepada kita untuk menyayangi bukan tuk menyakiti, memberikan kasih sayang bukan memberikan khianat, dan mampu menerima perbedaan dan kekurangan yang kita miliki. Ia juga mengajari kita agar lebih dewasa akan hidup, menyayangi sesama dan melindungi yang lemah. Hanya dengan begini perjalanan simfoni cinta akan berjalan penuh dengan keindahan.
Adakah batas cinta itu?? Andai saja ada ingin kita melampauinya agar orang yang kita cintai yakin akan cinta yang kita berikan. Tapi perlu kita tanamkan dalam diri kita, semua yang kita cintai di muka bumi adalah sesuatu yang fana. Maka cintailah apa yang ingin kita cintai tanpa berlebih dan tak kurang pula



2 komentar:

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!

Hal kecil yang terlupakan


Pagi itu Yuni sudah bersiap-siap menuju ke kampusnya. Kampus Yuni sich lumayan dekat sekitar 1,5 km jika ditempuh dengan kendaraan bermotor dan apabila tidak terjebak macet. Seperti biasanya sebelum jam 6 pagi Yuni sudah siap dengan tas sampingnya yang berwarna hijau daun itu ditambah lagi dengan jilbabnya yang hitam itu makin menambah nilai penampilannya sebagai sosok wanita. Di kampusnya boleh dibilang hanya dia yang memiliki tas yang berwarna hijau itu sebab tas itu adalah satu-satunya buatan ibundanya yang sempat ia bawa ketika ia hendak meninggalkan tanah kelahirannya. Semalaman Yuni telah menghabiskan waktunya hanya untuk membolak-balik catatan yang agak sedikit buram karenaterkena air hujan yang kemudian ia tulis ulang halaman demi halaman, sesekali ia buka buka yang berjumlah 517 halaman itu yang tak lain adalah buku Anatomi-Fisiologi Lanjutan terbitan Universitas Gajah Mada Press. Wajar saja buku itu menjadi andalanya dalam malahap materi yang diberikan oleh dosen dikampusnya. Dalam hal belajar Yuni patut diacungi jempol, sampai-sampai ia rela tidak tidur semalaman, termasuk malam itu. Ia tidak tidur karena besok ada ujian tengah semester.
Alarm handphone jadul pemberian pamannya yang masih setia menemani hari-harinya melengking dengan keras sambil melantunkan irama “kucing garong” yang telah menandakan jam 5.30 tentunya agak terdengar kurang bersahabat bagi orang-orang yang sedang dibuai mimpi di pagi hari itu. Maklum suara yang dihasilkan oleh telepon genggamnya masih monotone, lainnya halnya dengan teman-teman di lingkungan kampusnya yang telah maju berlangkah-langkah yang bisa memainkan format MP3 hingga MP10 kalau ada, dari suara bayi ngakak hingga suara mak lampir yang kebelet pipis.
Yuni bergegas menuju kamar mandi. Setelah 15 menit ia keluar. Dengan wajah yang lelah ia raih handuknya yang bertuliskan ”LIFE and LOVE” sambil memegang perutnya yang terasa sakit, ia terkena diare. Pikirannya jadi kalut, sementara jam sudah menunjukkan jam 06.55. sedangkan untuk mencapai kampusnya ia memerlukan waktu sekitar 15 menit dengan kata lain ia akan telat. Dengan langkah berat ia menuju kamar untuk mengambil kunci motor kesayangannya. Hampir 10 menit ia habiskan untuk mencari kunci tersebut tetapi tidak ia temukan. Pikirannya menjadi tambah kacau karena jam dinding telah menunjukkan jam 07.15. Tanpa sengaja ia merogoh kantung yang ada di bagian depan roknya, kunci motornya terselip dengan manis di sana. Bergegas ia langsung menuju ke garasi dan langsung menghidupkan motornya tanpa memberikan kesempatan pada motor untuk dipanaskan telebih dahulu. Dengan penuh rasa tegang mengingat ujian, Yuni melaju meninggalkan kosnya tanpa sempat pamitan pada teman sebelah kamarnya. Yuni kembali melirik jam tangannya yang telah menunjukkan jam 07.30. Ia telat Setengah km meninggalkan kosnya, tiba-tiba motornya pun ogah untuk melanjutkan perjalanan dikarenakan persediaan bensin yang ada disetiap sendi motornya kering tanpa tersisa. Ia pun semakin frustasi. Dengan wajah kebingungan ia mendorong motornya itu menuju pom bensin yang berjarak 370 meter. Untung saja ada bapak-bapak yang merasa kasihan dan memberikan pertolongan membelikan 1 liter bensin dalam botol. Yuni akhirnya bisa lega walaupun ia harus telat asalkan ia bisa melanjutkan perjalanan menuju kampusnya. Dalam perjalanan menuju kampusnya, di jalan utama ada razia yang dilakukan oleh POLRI, memang tidak seperti biasanya. Yuni pun terjebak razia kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor. Yuni terpaksa berurusan dengan Polisi dikarenakan ia tidak membawa SIM dan STNKnya, dompetnya tertinggal di kamar.
Di atas adalah salah satu dari beribu kisah yang mungkin sering kita jumpai atau kita alami sendiri. Ada hal-hal kecil yang kita lupakan yang ternyata membawa andil besar dalam kehidupan kita. Teman, memang kita selaku manusia takkan pernah luput dari lupa. Tapi hal itu bisa kita minimalisir dengan cara yang kita buat sendiri, jangan seperti Yuni yang tidak dapat mengikuti ujian tengah semesternya.

0 komentar:

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!

Teman Ideal?? Seperti Apa???

Kita tidak dapat hidup sendiri di muka bumi ini, hal ini dikarenakan kita adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain dalam hidup ini. Sehebat apapun kita mustahil dapat hidup tanpa bantuanorang lain. Sebab dalamk segala urusan, baik besar atau kecil kita tetap membutuhkan kehadiran orang lain. Dalam hidup ini kita perlu teman, teman yang bisa membuat kita merasa bahagia, teman yang dapat menerima kehadiran kita apa adanya. Sayangnya tidak semua teman dapat membahagiakan kita. Adakalanya teman malah menimbulkan masalah bukan menjadi tempat bernaung untuk memecahkan masalah. Begitu juga pengaruh yang ditimbulkan dalam pergaulan kita dengan teman, ada yang membawa pengaruh positif namun banyak juga yang membawa pengaruh negatif.Teman ideal adalah teman yang mempunyai karakterseperti sahabat rasulullah SAW yang berlandaskan rasa cinta kepada Allah SWT. Karena hal ini persahabatan di antara mereka kokoh, takkan usang dimakan waktu dan takkan lekang dikikis zaman.
Dari sedikit uraian tersebut, bagaimana cara kita menentukan bahwa teman kita seorang teman ideal?? Untuk itu ada beberapa kriteria atau ciri khas teman ideal. Pertama, teguh dan istiqomah memegang nilai kebenaran. Seperti keteguhan Ammar bin Yasir dalam mempertahankan aqidah. Kedua, dia selalu dekat dalam suka maupun duka kita, sebagaimana assabiqunal awwalun yang senantiasa mendampingi Rasulullah.ketiga, dia mau mengoreksi kesalahan kita. Keempat, rela berkorban seperti Abu bakar yang rela mengorbankan seluruh hartanya untuk membiayai peperangan. Kriteria tersebut merupakan sedikit dari banyak kriteria seorang sahabat. Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah kita sudah termasuk kedalam kategori tersebut?? Atau malah kita tidak pernah ambil pusing??

0 komentar:

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!

Salam dulu baru Bicara

Rasulullah SAW. Bersabda : “Salam diucapkan sebelum pertanyaan; barang siapa di antara kalian memulai dahulu dengan pertanyaan sebelum mengucapkan salam, maka janganlah kalian jawab salamnya itu” (HR. Ibnun Najjar)
Etika dalam mengucapkan salam penghormatan ialah hendaklah kita lakukan sebelum pembicaraan dimulai. Apabila seseorang mengucapkan salamnya sebelum berbicara maka salamnya wajib dijawab sesuai dengan perintah yang disebutkan dalam QS. An Nisa:86). “ Apabila kamu diberi penghormatan dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa) sesungguhnya Allah selalu membuat perhitungan atas tiap-tiap sesuatu”
Akan tetapi, jika seseorang mengucapkan salamnya sesudah ia berbicara, maka menjawab salamnya tidak wajib.
Dari uraian tersebut sudah layaknya kita selaku seorang mukmin untuk senantiasa memberikan salam dan menjawab salam, tanpa harus memandang status, umur dan jabatan lainnya. dengan begini rasa perasaudaraan dan solidaritas di antara sesama akan terasa dekat yang InsyaALLAH akan tercipta kerukunan.

0 komentar:

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!

Mendesain Presentasi

Jika kita ingin menggunakanalat bantu visual, perlu diingat bahwa sebuah presentasi adalah sebuah pertukaran antara anda dan audience. jadi seindah apapun desain presentasi kita, jiika kita tidak bisa menguasai audience, pesan-pesan yang ingin kita sampaikan akhirnya hanya untuk diri anda sendiri yang akhirnya presentasi kita akan runyam. Ada beberapa hal yang bisa anda poles agar presentasi anda semakin menarik, yaitu :Pertama, desain teks (kalimat). Gunakanlah kalimat-kalimat efektif yang pendek, susunan yang mudah dimengerti, dan konsisten. Kedua, gunakanlah gambar atau foto yang bisa meyakinkan audience. Sertakan bukti-bukti untuk mendukung peryataan-pernyataan anda. Ketiga, gunakan charts (grafik) yang membuat data kita lebih muda dibaca.
jadi, buatlah desain visual yang mudah dimengerti, gampang dibaca, dan yang paling penting isinya mendukung pernyataan-pernyataan yang akan kita sampaikan.


0 komentar:

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!

Tanda Cinta Allah kepada Hambanya

Derajat kewalian (kekasih Allah) dapat diusahakan, yaitu dengan mendekatkan diri kepada-Nya melalui amal-amal fardhu dan terus menerus mengerjakan amal-amal sunnah. Apabila seorang hamba mencapai derajat kewalian tersebut, maka banyak hal-hal yang bertentangan dengan hokum alam timbul darinya sebagai karomah (bukti kewaliannya). Seperti ; penedengarannya dapat melampaui demensi ala mini, begitu pula penglihatan dan kekuatan tangannya serta kekuatan akainya. Hal tersebut tiada alain sebagai penghormatan Allah AWT. kepadanya dan sebagai bukti bahwa Allah cinta kepadanya. Jika ia memintasesuatu kepada Allah, niscaya Allah langsung mengabulkannya. Dan jika memohon perlindungan kepada-Nya maka Allah benar-benar melindunginya.Apabila Allah mencintai seorang hamba-Nya maka Dia memerintahkan malaikatnya agar mencintainya, maka semua malaikat mencintainya. Setelah itu orang tersebut dijadikan sebagai orang yang doanya selalu dikabulkan di bumi ini. Begitu pula apabila Allah membenci seorang hamba-Nya, maka Dia memerintahkan kepada seluruh malaikat agar membencinya, akhirnya semua amalaikat pun membencinya.



0 komentar:

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!