Teman Ideal?? Seperti Apa???
Kita tidak dapat hidup sendiri di muka bumi ini, hal ini dikarenakan kita adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain dalam hidup ini. Sehebat apapun kita mustahil dapat hidup tanpa bantuanorang lain. Sebab dalamk segala urusan, baik besar atau kecil kita tetap membutuhkan kehadiran orang lain. Dalam hidup ini kita perlu teman, teman yang bisa membuat kita merasa bahagia, teman yang dapat menerima kehadiran kita apa adanya. Sayangnya tidak semua teman dapat membahagiakan kita. Adakalanya teman malah menimbulkan masalah bukan menjadi tempat bernaung untuk memecahkan masalah. Begitu juga pengaruh yang ditimbulkan dalam pergaulan kita dengan teman, ada yang membawa pengaruh positif namun banyak juga yang membawa pengaruh negatif.Teman ideal adalah teman yang mempunyai karakterseperti sahabat rasulullah SAW yang berlandaskan rasa cinta kepada Allah SWT. Karena hal ini persahabatan di antara mereka kokoh, takkan usang dimakan waktu dan takkan lekang dikikis zaman.
Dari sedikit uraian tersebut, bagaimana cara kita menentukan bahwa teman kita seorang teman ideal?? Untuk itu ada beberapa kriteria atau ciri khas teman ideal. Pertama, teguh dan istiqomah memegang nilai kebenaran. Seperti keteguhan Ammar bin Yasir dalam mempertahankan aqidah. Kedua, dia selalu dekat dalam suka maupun duka kita, sebagaimana assabiqunal awwalun yang senantiasa mendampingi Rasulullah.ketiga, dia mau mengoreksi kesalahan kita. Keempat, rela berkorban seperti Abu bakar yang rela mengorbankan seluruh hartanya untuk membiayai peperangan. Kriteria tersebut merupakan sedikit dari banyak kriteria seorang sahabat. Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah kita sudah termasuk kedalam kategori tersebut?? Atau malah kita tidak pernah ambil pusing??
Dari sedikit uraian tersebut, bagaimana cara kita menentukan bahwa teman kita seorang teman ideal?? Untuk itu ada beberapa kriteria atau ciri khas teman ideal. Pertama, teguh dan istiqomah memegang nilai kebenaran. Seperti keteguhan Ammar bin Yasir dalam mempertahankan aqidah. Kedua, dia selalu dekat dalam suka maupun duka kita, sebagaimana assabiqunal awwalun yang senantiasa mendampingi Rasulullah.ketiga, dia mau mengoreksi kesalahan kita. Keempat, rela berkorban seperti Abu bakar yang rela mengorbankan seluruh hartanya untuk membiayai peperangan. Kriteria tersebut merupakan sedikit dari banyak kriteria seorang sahabat. Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah kita sudah termasuk kedalam kategori tersebut?? Atau malah kita tidak pernah ambil pusing??
0 komentar:
silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!