Menjadi Muslim Inovatif
Sebuah kerugian besar bagi orang yang hari ini sama dengan hari yang kemarin. Tidak ada kemauan bahka akan tertinggal oleh perubahan. Begitu halnya dengan orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dianggap orang yang celaka. satu-satunya bagi orang yang ingin beruntung adalah hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.
Momentun ramadhan sebagai ajang perubahan diri. Berubah dari yang kurang baik menjadi baik dan dari tadinya baik berusaha untuk meningkatkannya menjadi lebih baik. Akal lebih kredibel andaikata program perubahan ini dirancang sekreatif mungkin seperti membuat targetan ibadah. Begitu halnya dengan kemampuan kita mengadakan perubahan diri dengan lingkungan sosial.
Beberapa anjuran untuk mengembangkan kemampuan kreatif kita, di antaranya:
Pertama, banyak membacadan menulis. Pastikan tiada hari tanpa membaca dan jadikan sesuatu kerugian bila ada hari yang terlewatkan untuk membaca. Kedua, banyak berdiskusi dan bertanya. Cari dan miliki teman darin berbagai disiplin ilmu dan biasakan diri untuk terus mendapatkan masukan baik dengan bertanya maupun mendengar. Ketiga, banyak merenung (tafakur). keempat, banyak beribadah dan berdoa. Kekuatan doa dan ibadah adalah kunci utama yang dapat merubah segalanya menjadi lebih baik.
dikutip dari majalah Swadaya
Momentun ramadhan sebagai ajang perubahan diri. Berubah dari yang kurang baik menjadi baik dan dari tadinya baik berusaha untuk meningkatkannya menjadi lebih baik. Akal lebih kredibel andaikata program perubahan ini dirancang sekreatif mungkin seperti membuat targetan ibadah. Begitu halnya dengan kemampuan kita mengadakan perubahan diri dengan lingkungan sosial.
Beberapa anjuran untuk mengembangkan kemampuan kreatif kita, di antaranya:
Pertama, banyak membacadan menulis. Pastikan tiada hari tanpa membaca dan jadikan sesuatu kerugian bila ada hari yang terlewatkan untuk membaca. Kedua, banyak berdiskusi dan bertanya. Cari dan miliki teman darin berbagai disiplin ilmu dan biasakan diri untuk terus mendapatkan masukan baik dengan bertanya maupun mendengar. Ketiga, banyak merenung (tafakur). keempat, banyak beribadah dan berdoa. Kekuatan doa dan ibadah adalah kunci utama yang dapat merubah segalanya menjadi lebih baik.
dikutip dari majalah Swadaya
Salam sejahtera, smoga kita termasuk orang2 yang beruntung di dunia-akhirat. terus semangat..
BalasHapus