Bumi ku Yang Malang

Ibaratnya manusia yang sudah tua yang telah dimakan usia, begitu pula keadaan bumi yang kita cintai sekarang ini. Di mana-mana terjadi eksploitasi besar-besaran tanpa memperhatikan dan mempertimbangkan keadaan ke depan . Kita juga semakin rakus dan menutup kedua belah mata jika melihat keadaan sekitar. Berapa banyak pohon-pohon yang kita tebang, dan berapa banyak pula gunung-gunung yang telah kita gunduli?? Bayangkan, seberapa besarkah persentase usaha kita dalam melindungi bumi daripada merusaknya??? Ironis memang. Tapi itulah kita manusia, terlalu rakus dan tamak. padahal masih banyak anak cucu kita yang yang akan merenggut kebahagian yang lebih lama jika kita tidak mendhalimi bumi kita sendiri. Bayangkan, jika suatu saat yang kita hirup adalah debu-debu yang berterbangan dan disertai dengan macam-macam polutan dan penyakit baru pun kembali bermunculan, keadaan lingkungan yang kumuh pun takkan terhindarkan. Mau tidak mau kita harus bertindak dari sekarang, berhubung kita masih diberikan kesempatan berkarya, berkarya lah untuk keselamatan planet yang kita cintai ini, Bumi. Dengan begini anak cucu kita kelak akan dapat tersenyum manis tanpa ada rasa kegundahan dalam hati karena keadaan yang relatif berubah pada kehancuran alam.
bumi makin tua
BalasHapusbumi makin kritis
*berkemas pindah ke pluto*
hehehee
oia salam kenal ya *salaman*
BalasHapusikut tukeran link ya *berharap*
jangan segan2 mampir ke blog sayah. karena sayah dan temen2 laen pengen tahu dari blogger aceh sendiri. apakah benar berita tentang Dyana Dilla.
BLogwalking
BalasHapusSalam Kenal....
http://cintailah-bumi.blogspot.com
@sahabat bumi
BalasHapusSalam kenal juga, terima kasih sudah mampir. Saya link blog kamu.
@aR_eRos
BalasHapussalam kenal balik buat eros, ok. Blog kamu sudah saya Link.