Dikala Akal dan Aqidah Digadaikan..


Zaman kita semakin maju, hingga telah memasuki milenium baru tapi di sana sini masih dapat kita temui hal-hal yang seharusnya tidak ada pada zaman yang serba moderen ini. Sebagai contoh kecil, negara kita yang notabene ini sebagai negara yang mayoritas islam pun masih menganut kepercayaan yang tidak bisa dibenarkan oleh akal dan pikiran. Di beberapa tempat masih ada kepercayaan yang menganut atau percaya pada takhyul dan sebagian pula masih ada yang percaya pada ilmu sihir atau santet. Negara kita memang beraneka ragam ras, bangsa dan sangat majemuk dari segi bahasa dan adat, tapi bukan ini penyebab dari semua itu melainkan aqidah kita sekarang sangat jauh dari Islam. Di beberapa daerah juga saat ini masih terdapat orang-orang yang masih percaya akan hal ini, mungkin yang masih segar adalah munculnya "si ponari" baru-baru ini hingga nama bocah itu begitu terkenal dalam sebulan ini, siapa dia?? ya bocah laki-laki yang berumur 10 tahun dari Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, itu memiliki sepotong batu yang dipercayai mampu menyembuhkan aneka macam penyakit. Anehnya pada zaman sekarang masih ada masyarakat kita yang percaya akan hal ini.Sungguh sangat tidak masuk diakal, zaman telah maju tapi akal dan akidah tak bedanya pada zaman batu. Lain lagi dengan fenomena pemilu yang akan digelar tanggal 9 April ini, di sana-sini juga banyak caleg yang kehilangan akal hingga menggadaikan akidah, caleg-caleg yang nantinya mewakili rakyat diparlemen masih ada yang datang ke dukun atau ke tempat yang dianggap keramat hingga rela membawakan sajen dengan tujuan dikabulkan doa dan keinginannya. Sungguh ironis, tapi ini lah kenyataan bangsa kita saat ini, untuk mencapai tujuan rela menggadaikan akal adan aqidah..

0 komentar:

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!