Misteri Kerlipan Cahaya Kunang - Kunang Terungkap Setelah 60 Tahun


Selama 60 tahun anggota ilmuwan tidak dapat membongkar misteri di balik reaksi kimia yang menghasilkan kerlipan cahaya yang dihasilkan dari perut berkedip atau kunang-kunang.

Mengutip laporan National Geographic, ilmuwan Bruce Branchini dari Universitas Connecticut bersama teman setugasnya sukses mengungkap misteri itu dengan penemuan partikel elektron oksigen yang bertanggung jawab memancarkan cahaya.

Eksperimen yang dilakukan Branchini menemukan oksigen yang terlibat dalam transmisi cahaya kunang-kunang itu berbentuk khusus dan dikenal sebagai 'anion superoksida'.

"Anion superoksida merupakan satu bentuk oksigen molekul yang mengandung elektron tambahan," kata Branchini menambahkan 'anion superoksida' mungkin menyebabkan fenomena bio-pendarcahaya (bioluminescence dalam istilah Inggris yang berarti penghasilan dan transmisi cahaya oleh organisme hidup) lain di alam.

Hasil penemuan itu diterbitkan dalam sebuah jurnal berjudul, 'Journal of the American Chemical Society' dan berhasil memberi gambaran komprehensif tentang proses biokimia yang terjadi dalam tubuh serangga itu.

"Cara enzim dan protein mengubah energi kimia menjadi cahaya adalah fenomena yang sangat dasar dan kami ingin tahu bagaimana proses biokimia tersebut terjadi," kata Branchini dalam laporan itu.

Ulasan mendalam sehubungan proses biokimia kunang-kunang terpercaya dapat memanfaatkan bidang penelitian kesehatan manusia di masa depan.

0 komentar:

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!