Cobaan yang menguntungkan
Musibah atau cobaan mempunyai dua pengertian, yaitu adakalanya untuk mengingatkan dan adakalanya untuk membersihkan. Bila Allah meyanyangi seorang hamba, maka Dia akan mengujinya dengan musibah agar Dia mendengar tadharru’a-nya. Rasulullah SAW. Bersabda :”Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Dia memberinya cobaan supaya Allah mendengar tadharru’-nya”. (HR. Baihaqi)
Di dunia ini kita takkan pernah lepas dari musibah yang datang silih berganti, khususnya di negeri kita tercinta ini. Berbagai musibah yang dahsyat telah menyapa kita mulai dari tsunami, banjir bandang, longsor, kelaparan atau kekurangan bahan pangan padahal negeri kita ibaratnya seperti lumbung padi yang takkan pernah kehabisan persediaan.Allah berfirman : “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang bersabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengatakan, Innaa Lillaahi Wa Innaaa Ilaihi Raaji’uun. Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari rabbNya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”. (QS. Albaqarah: 155-157). Jika kita mengalami musibah hendaknya kita beristirja’ niscaya Allah akan memberi pahala yang berlimpah dengan syarat hendaknya kita bersabar dan dalam sabar ini kita mengharapkan pahala dari Allah. Bagi saudara-saudara kita yang saat ini sedang dirundung musibah semoga selalu diberikan kekuatan dan kesabaran sehingga temasuk orang-orang yang beruntung di dunia di akhirat. Amiien.
Di dunia ini kita takkan pernah lepas dari musibah yang datang silih berganti, khususnya di negeri kita tercinta ini. Berbagai musibah yang dahsyat telah menyapa kita mulai dari tsunami, banjir bandang, longsor, kelaparan atau kekurangan bahan pangan padahal negeri kita ibaratnya seperti lumbung padi yang takkan pernah kehabisan persediaan.Allah berfirman : “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang bersabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengatakan, Innaa Lillaahi Wa Innaaa Ilaihi Raaji’uun. Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari rabbNya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”. (QS. Albaqarah: 155-157). Jika kita mengalami musibah hendaknya kita beristirja’ niscaya Allah akan memberi pahala yang berlimpah dengan syarat hendaknya kita bersabar dan dalam sabar ini kita mengharapkan pahala dari Allah. Bagi saudara-saudara kita yang saat ini sedang dirundung musibah semoga selalu diberikan kekuatan dan kesabaran sehingga temasuk orang-orang yang beruntung di dunia di akhirat. Amiien.
Di balik setiap musibah pasti ada hikmah yang bisa dipetik.
BalasHapus