Keabadian itu Bernama Perubahan

Tak ada yang abadi di dunia. Semuanya pasti berubah. Perubahan senantiasa hadir mengiringi langkah hidup kita. Perubahan adalah sunatullah bagi keberlangsungan jagat raya ini. Jadi yang abadi di dunia ini sebenarnya perubahan itu sendiri. Diri kita misalnya. Sejak lahir, menjadi anak-anak, lalu remaja, dewasa, tua hingga meninggal kelak pasti, pasti terjadi karena berlakunya hukum perubahan atas diri kita. Begitu juga dalam setiap episode usia. Karena itu, sudah seharusnya kita memperhatikan terjadinya perubahan di sekitar kita. Tanpa memperhatikan perubahan, niscaya kita akan menjadi orang yang tergusur oleh efek negatif dari perubahan itu. Perubahan bukanlah sesuatu yang menakutkan. Bahkan bisa jadi sesuatu yang menyenangkan, perubahan juga adalah keniscayaan, karena itu kita harus bisa memanfaatkan perubahan itu untuk kemaslahatan bagi diri, keluarga maupun masyarakat atau menciptakan perubahan yang agar kondisi diri kita, keluaraga dan masyarakat menjadi lebih baik.

1 komentar:

  1. tidak ada yang abadi dan kekal di dalam dunia fana ini, terkecuali sang Khalik.. :) Salam kenal..

    BalasHapus

silahkan meninggalkan pesan, terima kasih!!!